Kisah Angelath sang Wingrider dari Mercenary Knight

Perkenalan

Angelath adalah Wingrider dari Mercenary Knight. Pada saat dimana Wingrider tidak begitu terkenal, dia terus menjalankan tanggung jawabnya. Karena keramahan gadis ceria ini, pendatang yang baru datangpun dapat beradaptasi di Kota Cention dengan cepat. Entah didepan papan Grees Hunter, tepi Elmore Lake atau di puncak pohon Jollywood, siapapun dapat jejak Wingrider berbaju merah ini dimana saja. Sekali saja terlihat olehnya, tidak ada orang mencurigakan manapun yang dapat lolos dari interogasinya.


Kisah 1

Sejak kecil, Angelath dikenal sebagai anak yang memiliki tenaga tanpa batas dan sangat bersemangat. Setiap hari dia berlarian bagaikan topan dengan semangatnya yang menggebu-gebu, menghancurkan semua rintangan yang ada di hadapannya. Tetapi terkadang, tenaganya yang berlebihan itu mendatangkan masalah bagi dirinya sendiri. Tentunya, anak yang sangat nakal ini telah berbuat banyak ulah yang diingat oleh orang-orang terdekatnya sampai hari ini, seperti bagaimana dia menjatuhkan sarang burung diatas kepala kakeknya saat dia hendak mencuri telur dari dalamnya, dan bagaimana dia membuat Alba Slime berlarian seperti cacing kepanasan saat daun di kepalanya terbakar oleh Angelath. Ulah-ulah kecilnya ini sering membuat orang-orang di kemah perburuan pusing tujuh keliling. Tetapi gerakannya yang sangat gesit selalu membuat Angelath berhasil meloloskan diri dari kejaran orang-orang, bahkan Wingrider yang terlatih sekalipun bukan tandingannya. Karena itu kakek Angelath kerap kali terpaksa harus bertanggung jawab membereskan akibat dari ulah-ulah kenakalan cucunya. Bagi Angelath, cinta sang kakek yang melindunginya tanpa pamrih terasa hangat dan lembut. Dia tahu betul cinta inilah yang membuat kakeknya menerima Angelath dan rela menanggung akibat dari ulah Angelath. Dan Angelath pun merasa aman dan bahagia diballik rasa cinta itu. Tetapi pada saat kakeknya mengundurkan diri dari Mercenary Knight, Angelath akhirnya sadar seberapa besar sebenarnya tanggung jawab yang selama ini dipikul oleh kakeknya.


Kisah 2

Kakek Angelath pernah menjadi pemimpin tentara bayaran. Dia berasal dari pelabuhan Balsa dan bertanggung jawab untuk melindungi karavan pedagang saat mereka melintasi berbagai dataran. Suatu hari, pada saat dia sedang bertugas mengawal, karavan itu diserang oleh sekelompok monster buas, dan hanya dia satu-satunya orang yang selamat, berkat diselamatkan oleh dokter dari Mercenary Knight. Karena terlalu malu untuk kembali kerumah dan ingin membalas budi, dia pun memilih bergabung dengan Mercenary Knight. Dia kemudian membentuk tim Wingrider, melatih mereka satu per satu sendiri, dan mulai memimpin mereka untuk menjalankan tugas. Tak lama setelah itu, di tanah asing Cention tersebut, dia menemukan cinta sejatinya dan membangun keluarga. Bertahun-tahun kemudian, lahirlah Angelath dikeluarga itu. Pada pagi hari, dia akan bersembunyi dibalik jendela dan diam-diam melihat kakeknya yang sedang melatih para Wingrider. Pada malam harinya, dia akan menyelinap ke halaman rumah dan berlatih gerakan yang dia lihat tadi pagi. Terkesan oleh kecerdasan dan antusiasme cucunya, kakek Angelath memutuskan untuk mengajari apa pun yang dia tahu. "Ketika Cention menerimaku, di saat itulah dia menjadi kampung halamanku. Dan aku pun memilih untuk melindungi kampung halamanku ini. Mungkin suatu hari, kamu akan mewarisi tanggung jawab ini... Hahaa, tapi siapa yang tahu apa yang akan terjadi dimasa depan?". Merasakan elusan tangn kakeknya, Angelath pun mengangguk dengan penuh semangat.


Kisah 3

Kejadian 4 tahun yang lalu membawa banyak perubahan pada Angelath. Hari itu, kakeknya meninggalkan lambang dan pedang Knight lalu pergi menghilang begitu saja, tanpa meninggalkan pesan dan memberi tahu siapapun tentang kepergiannya. Setelah sang kakek pergi, divisi Wingrider yang bergantung dan mengandalkannya pun menjadi lemah dan tidak disiplin, seperti anak ayam yang kehilangan induknya. Beberapa tugas yang terus gagal membuat divisi Wingrider berada di ujung tanduk kehancuran. Meskipun pada akhirnya, divisi tersebut tetap dipertahankan, tetapi hanya tinggal sekedar nama saja. Anggota yang berpengalaman dipindahkan kedivisi lain atau mengundurkan diri, dan hanya sedikit Wingrider yang tetap tinggal, hal itu membuat mereka kekurangan orang dan tidak mempu menyelesaikan tugas hariannya. Selain itu, ada rumor yang mengatakan bahwa kakek Angelath membelot, dimana hal itu semakin memperburuk keadaan dan membuat divisi Wingrider semakin sulit untuk pulih. Angelath yang baru saja bergabung dengan Wingrider, telah mengalami smua itu. Jumlah pasukan yang berkurang banyak, membuatnya merasakan kehilangan dan kekecewaan untuk pertama kalinya dalam hidupnya. Bukan lagi dirinya dulu riang gembira tanpa beban, dia kini memiliki tekad baru. Dia akan tumbuh dewasa dan menjadi Wingrider sejati sesegera mungkin, tidak peduli apapun rintangan yang akan dia lalui. Meskipun belum pernah melakukan perencanaan sebelumnya, dan tidak tahu harus mulai darimana. Dia memiliki kepercayaan diri dan keberanian penuh. Dia ingin menunjukan bahwa dia mewarisi tekad kakeknya, dan dia juga ingin tahu kemana kakeknya itu pergi. Tapi yang terpenting, dia ingin mewarisi peran kakeknya dan menjadi pelindung setia untuk kampung halamannya.

Kisah 4

Pada awalnya, hidup Angelath sebagai Mercenary Knight jauh dari baik-baik saja. Angelath masih sangat muda dan dia mengalami trauma karena baru kehilangan kakeknya, karena itulah para Knight senior memberikan perhatian lebih untuk menjaga Angelath. Tetapi perhatian lebih justru dianggap Angelath sebagai pertanda bahwa dia belum bisa mandiri. Untuk membuktikan bahwa dia mampu menangani tugas besar, Angelath selalu bekerja keras untuk menyelesaikan tanggung jawab yang lebih besar dan hal ini juga disadari oleh para seniornya. Pada akhirnya, para senior mengakui keberanian dan kehebatan Angelath saat mereka sedang bertarung dengan para monster. Saat itu, mereka semua sadar bahwa Angelath sudah bukan seorang gadis kecil lagi, dia sudah tumbuh dewasa. Selain tumbuh dewasa, emosi Angelath juga semakin stabil. Saat berhadapan berbagai pujian atau kritik, keheningan atau celaan, Angelath selalu menjawab "Pengalamanku mungkin masih sangat sedikit dibandingkan dengan para senior, tapi suatu hari aku pasti akan menjadi WIngrider terbaik!". Tidak ada setitik pun keraguan pada ucapannya, Angelath hanya mengucapkan isi hatinya yang sebenarnya. Karena Angelath selalu yakin bahwa dia tidak akan mengecewakan kepercayaan kakeknya.


Kisah 5

Sampai hari ini Angelath masihlah seorang gadis yang berapi-api, sangat antusias dan memiliki tenaga yang tiada habisnya. Angelath yang selalu dilindungi sejak kecil, kini sudah menjadi dewasa dan memegang teguh ajaran kakeknya, dia membentangkan sayap Flank Glider dan mengawasi kota kebebasan Cention dengan mata tajam seperti elang dan kewaspadaan penuh seperti kelinci. Julukan "Crimson Knight" dikenal di seluruh Cention. Orang-orang senang melihat bahwa gadis kecil yang dulu nakal itu tumbuh menjadi pelindung yang bisa mereka andalkan. "Jangan khawatir, Wingrider Angelath berada disini!". Kepercayaan dirinya benar-benar tak tergoyahkan. "Akulah Angelath, satu-satunya Wingrider terbaik disini!".


Buku Jurnal Angelath.

Angelath tidak terbiasa menulis catatan harian, hanya kejadian-kejadian penting saja yang dia catat dalam jurnal petualangannya. "Akkhirnya alu berhasil menangkap burung magis itu! Namanya Rami.... apalah. Aku sudah mengejar dia selama tiga hari, baru sekarang ada waktu untuk duduk dan makan dengan tenang. Burung ini sangat licik, dia sengaja bersembunyi ke dalam hutan lebat, untungnya aku tidak menyerah! Yang terpenting adalah, Master Charis memperbolehkanku mengambil sehelai bulu burung magis itu sebagai hadiah! Aku akan menggantung bulu ini di pinggangku setiap hari, hehe!". 

"Aku sudah mengikuti buku resep dan memanggang daging ini selama enam menit, bagian luarnya sudah gosong, tetapi kenapa bagian dalamnya masih mentah... apakah apinya terlalu besar? Tapi, perutku sudah lapar sekali, biar besok saja kucoba lagi. Suatu hari, aku akan memasak bistik terenak sedunia dan aku akan menamainya Wingrider Champion Steak!". 

"Hari ini aku bertemu dengan orang asing, awalnya aku merasa curiga, tetapi ternyata dia adalah orang yang hebat dan dapat diandalkan. Hmm... Kalau seandainya dia adalah orang jahat, aku pasti kesulitan menghadapinya. Tidak bisa begini, kau tidak boleh ketinggalan, aku harus semakin rajin berlatih!!".


Orb.

Angelath awalnya mengira, dengan dia menggantikan posisi kakeknya, dia bisa mengerti kenapa kakeknya meninggalkan Cention. Tetapi setelah Angelath berhasil menjadi seorang Wingrider, dia masih tidak mengerti kenapa kakeknya pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Kakeknya juga tidak memberikan peninggalan apa pun untuk Angelath, yang berarti Angelath harus menggunakan kemampuannya sendiri untuk bertahan hidup. Angelath sempat gundah dan bingung, sampai dia menemukan sebuah buku dongeng tua yang pada akhirnya dianggap sebagai sebuah harta olah Angelath. "Yang terpenting bukanlah angin kencang, tetapi keberanian. Keberanian inilah yang membuat seekor burung bisa mengepakkan sayap untuk pertama kalinya". Saat inilah Angelath menyadari, bahwa dia tidak perlu menunggu perintah dari orang lain, tetapi dia sendirilah yang harus mengerahkan keberanian untuk mengepakkan sayapnya. Pasti akan ada "Sesuatu yang hanya bisa dilakukan dan diselesaikan olehku". Saat Angelath berhasil menyadari hal ini, sebuah batu Orb yang tergantung di pinggang Angelath, mulai memancarkan sinar terang.


Cerita Pendek, cerpen, fiksi, cerita fiksi, cerita hiburan, hiburan fiksi, cerpen hiburan, cerita fantasi, novel fantasy, ligh novel, ln, novel karangan, cerita rakyat, dongeng fantasi, dongeng fiksi, cerita sci-fi, fiksi belaka, hiburan fantasi, cerita isekai, dunia lain, other world, fiksi isekai, isekai fantasy, perjuangan hidup novel, semangat cerita rakyat, cerita menhibur, bacaan saat senggang, web novel gratis, karya novel ringan, bacaan cerpen untuk anak, kisah inspirasi , dongen inspirasi, cerpen mendidik, bacaan gratis, cerita pantang menyerah, kegigihan karakter utama, orb, magis, magic, sihir, element, kehidupan, sword, pedang, cerita perang, cerita sihir, cerita pejuang tombak, fiksi cavalry, sejarah fiksi, masa lalu cerita, kisah dongeng perjuangan hidup,

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.